Bimtek Penerapan Dan Penghitungan TKDN Dalam Pengadaan Barang Dan Jasa

TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) adalah salah satu indikator yang digunakan dalam pengadaan barang dan jasa untuk mempromosikan pengembangan industri dalam negeri. Penerapan dan penghitungan TKDN memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi nasional dan kebutuhan pengadaan bagi pemerintah maupun sektor swasta. Untuk memastikan pemahaman yang tepat tentang TKDN dan pelaksanaannya, bimtek (bimbingan teknis) menjadi forum yang penting bagi para peserta untuk belajar dan memahami konsep serta proses yang terlibat.

Mengapa TKDN Penting dalam Pengadaan Barang dan Jasa?

  1. Pengembangan Industri Dalam Negeri: Penerapan TKDN bertujuan untuk mendorong perkembangan industri dalam negeri dengan mendorong penggunaan komponen dan sumber daya lokal dalam pengadaan barang dan jasa. Dengan mendorong penggunaan produk dan jasa lokal, pemerintah dapat mendukung pertumbuhan ekonomi domestik, menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.
  2. Keberlanjutan Ekonomi: Penerapan TKDN berkontribusi pada keberlanjutan ekonomi nasional dengan memperkuat sektor industri dalam negeri. Dengan mendorong pengembangan dan pertumbuhan industri lokal, pemerintah dapat menciptakan lingkungan bisnis yang lebih stabil dan mengurangi risiko terhadap fluktuasi ekonomi global.
  3. Transfer Teknologi dan Pengetahuan: Penerapan TKDN dapat mendorong transfer teknologi dan pengetahuan melalui kerja sama antara perusahaan lokal dan mitra internasional. Dalam upaya memenuhi persyaratan TKDN, perusahaan lokal dapat belajar dan mengadopsi praktik terbaik, teknologi terbaru, dan pengetahuan yang dibawa oleh mitra internasional. Hal ini akan meningkatkan kemampuan teknis dan inovasi dalam industri dalam negeri.

Peran Bimtek dalam Penerapan dan Penghitungan TKDN:

Bimtek memiliki peran penting dalam membantu peserta memahami dan mengimplementasikan penerapan TKDN dalam pengadaan barang dan jasa. Berikut adalah beberapa manfaat yang diberikan oleh bimtek:

  1. Pemahaman Konsep TKDN: Bimtek memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami konsep dasar dan prinsip TKDN, termasuk definisi TKDN, kriteria penghitungan, dan persyaratan yang terkait. Peserta akan diberikan penjelasan yang jelas dan panduan praktis tentang bagaimana menginterpretasikan dan mengaplikasikan TKDN dalam pengadaan barang dan jasa.
  2. Pengetahuan tentang Prosedur dan Peraturan: Bimtek memberikan informasi tentang prosedur dan peraturan terkait penerapan TKDN dalam pengadaan barang dan jasa. Peserta akan diberikan panduan mengenai langkah-langkah yang harus diikuti, persyaratan administratif, dan dokumen-dokumen yang diperlukan dalam proses penghitungan TKDN.
  3. Studi Kasus dan Praktik Terbaik: Bimtek menyediakan studi kasus dan praktik terbaik yang memperlihatkan bagaimana TKDN diterapkan dalam situasi nyata. Peserta akan mempelajari pengalaman sukses dan tantangan yang dihadapi oleh perusahaan dalam menerapkan TKDN, serta strategi yang efektif untuk memenuhi persyaratan TKDN.
  4. Kolaborasi dan Jaringan: Bimtek juga menciptakan kesempatan kolaborasi dan jaringan antara peserta, pemangku kepentingan, dan ahli industri. Ini memungkinkan pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik antara peserta yang berasal dari berbagai sektor dan latar belakang.

Kesimpulan:

Bimtek memainkan peran penting dalam penerapan dan penghitungan TKDN dalam pengadaan barang dan jasa. Dengan memahami dan menerapkan TKDN dengan benar, pemerintah dan sektor swasta dapat mendukung pengembangan industri dalam negeri, mendorong keberlanjutan ekonomi, dan memperoleh manfaat jangka panjang bagi ekonomi nasional. Bimtek memberikan platform untuk berbagi pengetahuan, pemahaman, dan pengalaman terkait TKDN, sehingga memungkinkan peserta untuk mengoptimalkan pengadaan barang dan jasa dengan memenuhi persyaratan TKDN yang relevan.Tingkat Komponen Dalam Negeri

Oleh karena itu untuk meningkatkan Pemahaman Tentang materi Tingkat Komponen Dalam Negeri tersebut diatas ,kami Pusdiklat Pemendagri bersama Para Narasumber yang Berkompeten Dinbidang Masing-masing Kami mengadakan kegiatan Bimtek / Diklat Pada :

JADWAL BIMTEK 2023

JULI
04 - 05 Juli 2023
11 - 12 Juli 2023
21 - 22 Juli 2023
25 - 26 Juli 2023
AGUSTUS
02 - 03 AGUSTUS 2023
10 - 11 AGUSTUS 2023
14 - 15 AGUSTUS 2023
24 - 25 AGUSTUS 2023
29 - 30 AGUSTUS 2023
SEPTEMBER
08 - 09 SEPTEMBER 2023
13 - 14 SEPTEMBER 2023
21 - 22 SEPTEMBER 2023
24 - 25 SEPTEMBER 2023
29 - 30 SEPTEMBER 2023
OKTOBER
02 - 03 OKTOBER 2023
10 - 11 OKTOBER 2023
20 - 21 OKTOBER 2023
25 - 26 OKTOBER 2023
NOVEMBER
02 - 03 NOVEMBER 2023
07 - 08 NOVEMBER 2023
14 - 15 NOVEMBER 2023
21 - 22 NOVEMBER 2023
29 - 30 NOVEMBER 2023
DESEMBER
07 - 08 DESEMBER 2023
13 - 14 DESEMBER 2023
20 - 21 DESEMBER 2023
28 - 29 DESEMBER 2023
Kegiatan ini diselenggarakan secara swadana yang dibebankan ke masing-masing peserta / SKPD dengan Biaya sebesar:

Rp. 4.500.000,- (Empat juta lima ratus ribu rupiah) Peserta Menginap
RP.3.500.000,- (Tiga juta lima ratus ribu rupiah) Tidak Menginap

Fasilitas yang di dapat peserta sebagai berikut:
1. Pelatihan selama 2 hari atau Materi di bahas sampai dengan Selesai
2. Peserta Menginap (Twin-Shering);
3. Coffee Break, Lunch dan Dinner (Selama Kegiatan Berlangsung)
4. Seminar Kit
5. Tas
6. Sertifikat Pelatihan/Bimtek

CATATAN :
- Peserta di Jemput di Bandara (Peserta Group Minimal 5 Orang) (Peserta Wajib Konfirmasi)
- Konfirmasi Pendaftaran Peserta Selambat - Lambanya H-3
- Untuk Peserta Group minimal 15 Peserta dapat Request Jadwal dan tempat
- Syarat & Ketentuan Berlaku

Konfirmasi Peserta :




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *