Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa Dalam Menanggulangi Masalah dan Konflik Pertanahan

Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa Dalam Menanggulangi Masalah dan Konflik Pertanahan

Aparatur desa merupakan ujung tombak pemerintah dalam penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa. Aparatur desa memiliki peran penting dalam pengelolaan pertanahan di desa, termasuk dalam menangani masalah dan konflik pertanahan.

Masalah dan konflik pertanahan merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi di desa. Masalah dan konflik pertanahan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti:

  • Kepemilikan tanah yang tidak jelas
  • Pendaftaran tanah yang tidak lengkap
  • Perubahan tata ruang
  • Proyek pembangunan

Masalah dan konflik pertanahan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti:

  • Konflik sosial,
  • Kerugian ekonomi,
  • Terhambatnya pembangunan,

Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam menangani masalah dan konflik pertanahan. Salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa adalah melalui bimtek peningkatan kapasitas aparatur desa dalam menangani masalah dan konflik pertanahan.

Bimtek peningkatan kapasitas aparatur desa dalam menangani masalah dan konflik pertanahan merupakan kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan aparatur desa dalam menangani masalah dan konflik pertanahan. Bimtek ini dapat diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari kepala desa, perangkat desa, hingga masyarakat desa.Aparatur pengelolaan pertanahan desa

Materi yang dibahas dalam bimtek peningkatan kapasitas aparatur desa dalam menangani masalah dan konflik pertanahan biasanya mencakup berbagai hal, seperti:

  • Pengertian dan jenis-jenis masalah dan konflik pertanahan
  • Penyebab masalah dan konflik pertanahan
  • Dampak masalah dan konflik pertanahan
  • Mekanisme penyelesaian masalah dan konflik pertanahan
  • Peran aparatur desa dalam menangani masalah dan konflik pertanahan

Bimtek peningkatan kapasitas aparatur desa dalam menangani masalah dan konflik pertanahan memiliki berbagai manfaat, antara lain:

  • Meningkatkan pemahaman tentang masalah dan konflik pertanahan
  • Meningkatkan keterampilan dalam menangani masalah dan konflik pertanahan
  • Meningkatkan kemampuan dalam melakukan mediasi dan negosiasi dalam penyelesaian masalah dan konflik pertanahan

Bimtek peningkatan kapasitas aparatur desa dalam menangani masalah dan konflik pertanahan merupakan kegiatan yang penting untuk dilakukan. Kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam menangani masalah dan konflik pertanahan, sehingga dapat mendukung terciptanya perdamaian dan keadilan di bidang pertanahan di desa.:

Dengan mengikuti bimtek peningkatan kapasitas aparatur desa dalam menangani masalah dan konflik pertanahan, aparatur desa dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam menangani masalah dan konflik pertanahan. Kompetensi ini akan sangat bermanfaat bagi aparatur desa dalam menjalankan tugas dan pekerjaan mereka.

Oleh karena itu Untuk Meningkatkan Pemehaman Kepada Pejabat , Pegawai dan Aparatur Desa Dalam manangani Masalah serta Konflik Pertanahan Maka Kami Pusdiklat Pemendagri Bersama Narasumber Yang berkompeten Akan Mengadakan Kegiatan ” Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa Dalam Menanggulangi Masalah dan Konflik Pertanahan ” yang akan dilaksanakan Pada :

JADWAL BIMTEK 2023

JULI
04 - 05 Juli 2023
11 - 12 Juli 2023
21 - 22 Juli 2023
25 - 26 Juli 2023
AGUSTUS
02 - 03 AGUSTUS 2023
10 - 11 AGUSTUS 2023
14 - 15 AGUSTUS 2023
24 - 25 AGUSTUS 2023
29 - 30 AGUSTUS 2023
SEPTEMBER
08 - 09 SEPTEMBER 2023
13 - 14 SEPTEMBER 2023
21 - 22 SEPTEMBER 2023
24 - 25 SEPTEMBER 2023
29 - 30 SEPTEMBER 2023
OKTOBER
02 - 03 OKTOBER 2023
10 - 11 OKTOBER 2023
20 - 21 OKTOBER 2023
25 - 26 OKTOBER 2023
NOVEMBER
02 - 03 NOVEMBER 2023
07 - 08 NOVEMBER 2023
14 - 15 NOVEMBER 2023
21 - 22 NOVEMBER 2023
29 - 30 NOVEMBER 2023
DESEMBER
07 - 08 DESEMBER 2023
13 - 14 DESEMBER 2023
20 - 21 DESEMBER 2023
28 - 29 DESEMBER 2023
Kegiatan ini diselenggarakan secara swadana yang dibebankan ke masing-masing peserta / SKPD dengan Biaya sebesar:

Rp. 4.500.000,- (Empat juta lima ratus ribu rupiah) Peserta Menginap
RP.3.500.000,- (Tiga juta lima ratus ribu rupiah) Tidak Menginap

Fasilitas yang di dapat peserta sebagai berikut:
1. Pelatihan selama 2 hari atau Materi di bahas sampai dengan Selesai
2. Peserta Menginap (Twin-Shering);
3. Coffee Break, Lunch dan Dinner (Selama Kegiatan Berlangsung)
4. Seminar Kit
5. Tas
6. Sertifikat Pelatihan/Bimtek

CATATAN :
- Peserta di Jemput di Bandara (Peserta Group Minimal 5 Orang) (Peserta Wajib Konfirmasi)
- Konfirmasi Pendaftaran Peserta Selambat - Lambanya H-3
- Untuk Peserta Group minimal 15 Peserta dapat Request Jadwal dan tempat
- Syarat & Ketentuan Berlaku

Konfirmasi Peserta :




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *